Alam tidak akan pernah berhenti menunjukkan keindahannya. Satu demi satu akan muncul keajaiban bukti dari kekuasaan Illahi yang tak terbatas. Salah satunya yang saya temui di pertengahan Januari lalu. Dan keajaiban ini adalah yang kedua kalinya saya temukan dalam bentuk binatang kecil. Untuk sebagian orang mungkin akan geli juga ngeri melihat penampakan, termasuk saya sendiri.

Dari kengerian itu, jika kita bisa ‘open mind‘ ternyata menyimpan keindahan yang menakjubkan. (lebay mode-on) Hilangkan dulu rasa geli dan takut, mari kita amati lebih dekat tato (hiasan warna) di sekujur tubuhnya. Keren toh..? Bayangkan saja metamorfosis atau perubahan yang terjadi ketika sudah menjadi kupu-kupu. Coba lihat lagi tatoonya. Cool abisss.. Jadi ingat sandi morse, tul nggak..?!
Subhanallah…. Maha Suci Allah…,
Sang Pencipta dan Pelukis Tato Si Item Bulat Panjang

Ulat ini sedang menyantap makan siang, hidangan gratis dari alam. Rerumputan liar dengan daun hijau segar menjadi pilihan terbaik untuknya. Tubuh panjang dan lentur membuatnya mudah untuk meraih bagaian daun yang terjauh sambil tetap memeluk dahan berpegangan erat. Sebenarnya sempat terekam juga dalam bentuk video, namun belum sempat terupload karena ukuran file cukup besar.
Seberapa besar sieh ukuran ulat ini… ?

Ukuran jemari tangan kurang bisa mewakili visualisasi manusia. Karena ukuran tangan tiap manusia berbeda-beda satu dengan yang lain. Hmmm.. ukuran tangan saya, koq gede banget yaa.. he..he..he
Mungkin dengan pembanding berikut bisa mewakili semua orang. Karena kemasan produk ini di seluruh penjuru Indonesia bentuk dan ukuran seragam. Maaf, gambar kabur bukan pada kesalahan mata Anda. Proses pengambilan gambar/photo saja memang kurang fokus. Pemotretan sambil berguling ditanah dan agak gemetar. Maklum, takut dan khawatir jika ternyata Si Item Bulat Panjang membawa keluarga sekalian warga sekampu untuk ikut bersantap siang. Coba Anda bayangkan saja, ketika asyik memotret ternyata ada suami si Item Bulat Panjang ‘nangkring‘ di tangan saya yang sedang memegang Kamera Digital..?

- – - – - – - – -
Beberapa saat kemudian…
Setelah menikmati beberapa batang kretek Dji Sam Soe dan ditemani secangkir kopi yang sudah mulai dingin, saya teringat Si Item Bulat Panjang Bertato yang menawan hati tadi. Mencari Kamera Digital dan bergegas menuju ‘ruang makan’ Si Bulat Panjang. Kira-kira habis nggak yah, 3 lembar daun tadi ? Atau dia ngajak anggota keluarga untuk menghabiskan hidangan makan siang itu…?
Saudara-saudara sekalian…,
Si Item Bulat Panjang sudah pergi entah kemana. Dia rupanya hanya sanggup menghabiskan selembar daun saja. Mungkin dia pulang dulu menemui warga kampung bahwa telah menemukan makanan lezat tiada tara. Terbukti dia sudah merasakan nikmat selembar daun itu sendirian. Dan tiba-tiba saja dikejutkan dengan ratusan semut di sekitar TKP.
Lebih terkejut lagi ketika melihat…

…melihat jutaan semut mengepung dan mengeroyok Si Item Bulat Panjang. Peperangan yang tidak sebanding. Meski besar, Si Ulat Item tetap saja kalah melawan gigitan semut-semut item yang membabi buta. (semut koq mem-babi)… Ibaratnya, kita sendiri saja berbadan besar melawan seekor tikus kadang keawalahan. Apalagi di hadapkan dengan ratusan tikus. Kira-kira sepadan nggak yah.. perbandingan ini…?
Tamatlah riwayat Si Item Bulat Panjang, menjadi ‘kisut‘ dan nggak panjang lagi. Pupus sudah harapan melihat metamorfosis yang akan terjadi. Coba kita bayangkan hiasan tatoo itu dikala sudah menjadi kupu-kupu. Yakin deh… pasti akan terlihat indah dan cantik.
Satu hal yang bisa kita ambil hikmah dari peperangan itu. Mungkin… mungkin neh. Si Item Bulat Panjang dalam keadaan kekenyangan. Jadi tidak kuasa untuk melarikan diri karena geraknya lamban akibat kekenyangan itu. ‘Kan ada dalilnya tuh :
Berhentilah makan sebelum kenyang…

Wallpaper Si Item Bulat Panjang, Berminat ..?
Download : Wallpaper Si Item Bulat Panjang [324.71 KB]
- – - – - – - – -
Ulat ini masih kalah indah dan menarik dibanding dengan ulat yang pernah saya ceritakan di blog sebelumnya. Bedanya, ulat dalam artikel ini tidak berbulu dan konstruksi warnanya masih sederhana. Ulat terdahulu, tampang lebih keren dan sedikit terlihat sadis oleh bulu-bulu yang lembut namun terkesan sangat tajam. Artikel (blog) -nya klik di sini.
Bagaimana menurut Anda..?




artikel bagus…lucu…singkat..padat…apa sih…kok ngaco jg ya…nah yang jadi pertanyaan…itu ulet bulu bukan..
makasih…
yang lucu ulat mana? ada 2 jenis loh. ulet atas bukan ulat bulu, kalo gambar paling akhir itu baru ulet bulu.
terusin pendapat yang diatas ya mas iwan….untuk yg ulet diatas sih gak terlalu geli liatnya,tapi untuk ulet yang kedua baru menakutkan kalo kena kulit….pasti kacau…gatel abis,cuma aku baru liat yg warna hitam biasanya warna ijo tuh ulet….:)